Saturday, 28 April 2012

Aku Seorang Mahasiswa Prodi PG-PAUD

   Pertama kalinya melihat pengumuman SNMPTN yang paling tidak terima adalah Bapakku. Di website itu tertulis bahwa aku diterima di universitas ini di prodi PG-PAUD. Terlihat jelas rona muka Bapak yang berubah menjadi pasai, kuyu, dan kecewa. Bisa juga dibilang sepertinya Bapakku kecewa campur menahan tawa. Aku sendiri baik-baik saja. Well, sebenarnya aku tidak merasakan apa-apa, tidak gembira tidak juga kecewa, tapi bukan pasrah, hanya tidak tertarik tapi juga tidak benci, netral-netral saja.
            Kali kedua melihat orang kecewa karena aku diterima di prodi ini adalah ketika aku silaturahmi ke almamater SMPku dan bertemu dengan guru bahasa Inggris yang dulu mengajarku dan berharap aku masuk HI UGM. Beliau tidak terlihat kecewa, lebih tepatnya beliau terlihat seperti mau-jadi-apa-kamu-masuk-prodi-itu. Itu merupakan penghinaan terbesar yang kuterima setelah masuk prodi ini. Sejak itu aku terpacu untuk mencintai prodi ini dengan caraku.
            Di samping banyaknya orang yang sepertinya tidak percaya aku masuk prodi ini, ada beberapa orang yang tidak meremehkan. Guru olahraga SMPku menganggapku pintar mencari peluang, begitu juga dengan salah satu Budheku. Mereka bilang bahwa aku pintar melihat peluang masa depan yang memang sekarang mulai terlihat banyak yang butuh lulusan prodi ini. Well, dulu aku memilih prodi ini bukan karena aku pintar melihat peluang, tapi terima kasih untuk komentar baik Guru olahraga SMPku dan Budheku.

            Setelah empat semester a.k.a dua tahun berada di prodi ini, aku sama sekali tidak menyesal. Kami belajar banyak tentang fakta-fakta menarik anak usia dini, buku-buku berbahasa Inggris yang sangat menarik untuk diterjemahkan, dosen-dosen menarik dengan segala karakteristik yang ada, dan berbagai jenis tugas yang menambah pengetahuan dan pengalaman. Setiap prodi itu seperti keluarga besar. Ada sosok ayah-ibu, paman, bibi, saudara sebaya, kakak, dan adik. Semuanya disatukan dalam satu tujuan yaitu membuat nama PG-PAUD dikenal, dipertimbangkan, dan diandalkan. Kami mengalami suka dan duka bersama, menjadikan kami saling mengenal dan memahami satu dengan yang lain. Seperti halnya dalam setiap kelompok, pasti pernah ada masalah, tapi kami mencoba belajar dari tiap masalah yang ada dan berusaha menjadi lebih baik dan lebih kompak.
            Selama kuliah di prodi ini, aku berpikir tentang profesi apa saja yang bisa kita raih. Pertama tentu saja menjadi pendidik anak usia dini. Pilihannya pun banyak, mau jadi pendidik KB, RA, atau TK. Lalu yang kedua adalah masuk Dirjen Pendidikan. Well, aku kurang paham dengan hal ini, hal-hal yang berhubungan dengan posisi di pemerintahan. Yang ketiga, kita bisa jadi dosen di prodi ini. Bagi beberapa orang ini sangat menggiurkan. Selanjutnya, mungkin saja bisa jadi penulis lagu untuk anak, berkolaborasi dengan pemusik atau sekaligus membuat musiknya sendiri. Berhubung lagu untuk anak sudah tidak tayang di TV dan jarang terdengar di radio. Yang kelima kita bisa jadi konsultan dan praktisi anak usia dini seperti Ibu Esita Kolopaking. Bagi yang suka tampil di depan umum, pintar  bicara, dan punya semangat lebih untuk memotivasi para orang tua. Lau, mungkin kita bisa jadi ilmuwan yang khusus meneliti perihal anak usia dini. Di Indonesia jarang ada penelitian semacam ini. Dan yang terakhir yang terpikir olehku adalah menjadi penulis untuk anak. Aku sangat menyukai ide ini. Jacqueline Wilson yang memberiku inspirasi tentang profesi ini walaupun aku tidak terlalu paham bagaimana membagi royalti dengan penerbit jika buku kita memang diterbitkan.
            Kesimpulannya adalah tak ada alasan untuk tidak bangga masuk ke prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Dan itulah kesanku masuk ke prodi ini. Well, masuk ke prodi manapun kita semua akan tetap mendapat pengetahuan, pengalaman, dan teman-teman baru yang akan memperkaya kehidupan kita.

89 comments:

  1. saya setuju dengan anda. bukankah awalnya kita anak-anak dan kita menjadi besar seperti sekarang karena telah terlebih dulu menjadi seorang anak usia dini. memahami, mengerti dan menyaksikan sendiri perkembangan aud adalah keajaiban. mungkin banyak yang beranggapan prodi kita hanya main-main tapi bagi yang mengerti ini adalah "anugrah terindah". mungkin awalnya saya juga merasa terpuruk masuk prodi itu namun mencoba bangkit tuk buktikan bahwa anak-anak bisa jadi dunia saya. and akhirnya saya merasa "saya menjadi wanita seutuhnya karena PG-PAUD". V_V

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih tanggapannya. Aku Wening, salam kenal ^^ . . .
      Kamu juga mahasiswa PG-PAUD ya, dari Univ mana? Tahun ini ada Kongres mahasiswa PAUD di Jogja, sudah dengar kabarnya?

      Ketika banyak orang berpikir cara mengubah bangsa adalah dengan menggerakkan dan mengubah mindset pemudanya, ada cara lain yang kupikirkan. Cara lain selain menggerakkan dan mengubah pemuda adalah dengan mengajarkan dan membiasakan seorang individu sejak usia dininya dengan hal-hal yang penuh kasih, moral, dan edukasi.
      Aku setuju sekali denganmu. Melihat, mengikuti, dan menyaksikan perkembangan anak usia dini memang sangat amazing, seperti yang kamu bilang, "Anugerah terindah". Aku harap orang lain di luar sana juga akan merasakan hal yang sama dengan kita ^^

      Delete
    2. Salam kenal kak wening, saya maba baru yg akan masuk prodi ini terimakasi tulisannya sangat memotivasi dan memberi semangat, sukses terus yaa kak:))))

      Delete
  2. terkadang yang dianggap sepele memiliki keistimewaan dan peran yang sangat penting, contohnya saja masuk jurusan pg-paud,

    ReplyDelete
    Replies
    1. padahal malah masa paling bagus untuk meletakkan dan mengajarkan dasar-dasar hidup yg penuh kebaikan ^^

      Delete
  3. saya tertarik dengan Prodi PAUD tapi sya belum terlalu memahami PAUD itu sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang sudah masuk pun kadang belum begitu paham tentang PAUD, gk apa-apa, seiring berjalannya waktu pasti bisa ^^

      Delete
  4. hallo kak, kalo boleh tau kakak dr PG-PAUD univ mana ya? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari UNY, sekarang sedang masa penyusunan skripsi. sampeyan mahasiswa PG-PAUD juga?

      Delete
    2. masuk tahun berapa kak? dan masuk lewat jalur apa?

      Delete
  5. mbak.. lowongan kerja untuk lulusan pg-paud paling banyak di daerah mana ya kira-kira??? apakah untuk tahun 2019 nanti masih dibutuhkan?? dan bisa jadi PNS apa nggak mbak??/ terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau masalah PNS itu tergantung TK Negeri yang ada di suatu daerah itu banyak atau tidak. tapi kalau tidak jadi guru TK, PNSnya bisa masuk ke pemerintahan juga, tahun kemarin ada lowongan PNS untuk lulusan PG-PAUD. kalau menurut prediksi teman-teman sih jalannya masih panjang jadi masih ada banyak kemungkinan lulusan PG-PAUD akan dibutuhkan di pemerintahan.
      kalau masalah lowongan kerja (yang bukan PNS), di berbagai TK dan KB pasti dibutuhkan tenaga kependidikan, akan lebih baik kalau lulusan S1 PG-PAUD.
      aku di daerah Bantul, Yogyakarta. TK Negerinya cuma satu seBantul, tapi di TK-TK swasta tenaga kependidikan lulusan PG-PAUD sangat dibutuhkan. kami dari lulusan PG-PAUD gk perlu repot cari kerja, kerjaan yg melamar kami malah. tapi masalah gaji memang tidak seberapa.

      Delete
  6. Insyaallah tahun ini saya lulus SMK, dan insyaallah juga saya akan memilih untuk masuk prodi pg-paud ini tolong beri saya pengalamannya Kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeay, semangat ya ^0^
      seru kok masuk prodi PG-PAUD. kuliahnya menyenangkan. tanggung jawabnya memang besar tapi malah menyenangkan.

      Delete
  7. Numpang komen ya mb..
    aku sekarang kelas 3 sma udah bisa dibilang lulus. Aku milih mau milih prodi pg paud. Kaya yg mbak alami semua orang memandang sebelah mata. Sebel sih yaaa. Tapi lama lama aku jadi ragu karena tangaapan orang orang. Dan sekarang jadi manteb lagi gara gara baca artikel lamanya mbak ini yg kebetulan ada waktu aku googling. Makasih ya. Bermanfaat sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Congraduation, banzai ^0^ . . .
      Aku senang jika tulisan itu bisa sedikit memberi kemantapan hati utk tetap memilih dan masuk prodi PG-PAUD. Karena sebenarnya masuk prodi manapun asalkan kita cinta dan menekuni sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil. Semangat ya ^0^ . . .
      Oh ya, kalau nanti sudah masuk ke prodi PG-PAUD dan menjalani semua kegiatan-kegiatannya, akan sangat menyenangkan kalau kamu juga bikin blog. Ceritakan semua hal-hal menyenangkan yg kamu alami saat berada di prodi PG-PAUD di blog kamu. Itu akan sangat membantu teman-teman yg lain juga menambah variasi blogger. Pasti sangat menyenangkan.
      Ayo nikmati hari-hari di prodi PG-PAUD ^0^ . . .

      Delete
  8. Punten, maaf seribu maaf >< . . .
    ternyata ada banyak tanggapan dan komentar masuk dari teman-teman. tapi baru ini tadi buka akun gmail, jadi baru tahu dan baru bisa kubalas. terima kasih semuanya ^^ . . . semangat untuk PAUD ya

    ReplyDelete
  9. hidup mahasiswa PGPAUD..semua kan indah seiring berjalannya waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Demi anak-anak Indonesia penerus bangsa, mari lakukan yang terbaik . . . Semangat ^0^

      Delete
  10. Hai ka wening! :)
    Boleh saya cerita sedikit? :')
    Saya saat ini sudah lulus sma, sebentar lagi akan kuliah. Saat penyelekaian snmptn saya kurang beruntung, jadi saya mencoba ikut jalur sbmptn. Tapi saat saya memilih jurusan, pilihan ke-3 jurusan saya salah pilih, yang seharusnya pgsd malah jadi pgpuad, saya baru menyadarinya saat ikut bimbel untuk sbmptn. Dan pada akhirnya saya dapat lolos di sbmptn jurusan pgpuad. Ayah saya menyarankan untuk ikut kembali jalur um, namun saya menolaknya dengan keras, alasannya saya tidak ingin membebani orangtua dengan biaya yang mahal walaupun ortu saya mengizinkan. Ayah saya terutama beranggapan bahwa peluang kerja untuk pgpaud nanti kecil, apalagi untuk menjadi pns dan bekerja di paud negeri, perbandingannya 1:1000. Dan ayah saya mengatakan bahwa saya harus siap menerima kenyataan nanti jikalau saya harus bekerja di paud/tk swasta dengan honorer yang kecil. Disituh saya menjadi down :( ingin meyakinkan orangtua tapi malah diri saya sendiri belum yakin :'( jadi serba salah ka :( harus bagaimana? :(
    Makasih sebelumnya :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Nduk . . .
      Aku akan kasih beberapa cerita pengalaman teman-temanku.
      Lulusan PGPAUD banyak dicari, dari pengalaman begitulah kenyataannya. Tapi memang gajinya kurang menggiurkan. Jika dapat TK di daerah pedesaan, gajinya benar-benar kurang menggiurkan. Tapi jika dapat pekerjaan di TK daerah perkotaan, gajinya lumayanlah. Tapi, lulusan PGPAUD pasti dicari. Temanku ada yang langsung ditawari jadi kepala TK karena S1nya murni PGPAUD. Untuk masalah range gaji, kalau kamu mau tahu, hubungi aku via email saja di ugi_akudah@yahoo.co.id

      Untuk alternatif lainnya (mumpung kamu baru masuk), kejar beasiswa S2. Temanku ada yang ikut beasiswa LPDP utk lanjut S2. Mungkin per tahun akan mempunyai kebijakan yg berbeda, tapi lanjut S2 itu lebih menguntungkan.

      Yang perlu diingat Nduk, Tuhan gk akan menciptakan kita tanpa jalan rejeki. Kamu hubungi aku via email aja nanti tak beritahu yang lebih lengkapnya.

      Delete
  11. Hai ka wening! :)
    Boleh saya cerita sedikit? :')
    Saya saat ini sudah lulus sma, sebentar lagi akan kuliah. Saat penyelekaian snmptn saya kurang beruntung, jadi saya mencoba ikut jalur sbmptn. Tapi saat saya memilih jurusan, pilihan ke-3 jurusan saya salah pilih, yang seharusnya pgsd malah jadi pgpuad, saya baru menyadarinya saat ikut bimbel untuk sbmptn. Dan pada akhirnya saya dapat lolos di sbmptn jurusan pgpuad. Ayah saya menyarankan untuk ikut kembali jalur um, namun saya menolaknya dengan keras, alasannya saya tidak ingin membebani orangtua dengan biaya yang mahal walaupun ortu saya mengizinkan. Ayah saya terutama beranggapan bahwa peluang kerja untuk pgpaud nanti kecil, apalagi untuk menjadi pns dan bekerja di paud negeri, perbandingannya 1:1000. Dan ayah saya mengatakan bahwa saya harus siap menerima kenyataan nanti jikalau saya harus bekerja di paud/tk swasta dengan honorer yang kecil. Disituh saya menjadi down :( ingin meyakinkan orangtua tapi malah diri saya sendiri belum yakin :'( jadi serba salah ka :( harus bagaimana? :(
    Makasih sebelumnya :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Nduk udah berbagi cerita . . .
      Kayaknya kebanyakan dari kita merasakan hal yang sama ya . . . Dan ceritamu benar-benar mirip dengan ceritaku sendiri . . . But ya, sebenarnya kalau masalah pekerjaan pasti ada, tapi masalah gaji memang belum bisa dikatakan mapan. Kecuali dapat pekerjaan di TK negeri atau TK yayasan besar. Tapi dari postingan ini aku ingin menyampaikan bahwa walaupun kita kuliah di jurusan ini tapi tidak menutup kemungkinan pekerjaan lain yang masih satu jurusan. Kebanyakan teman-temanku setelah lulus mengajar di TK, ada yang lanjut S2, banyak juga yang setelah lulus dapat pekerjaan selain mengajar. So, yakinlah dulu. Atau buat keputusan yang tidak akan kamu sesali kelak. Tapi yang kutahu ada banyak sekolah dan instansi yang butuh sarjana muda lulusan PG-PAUD untuk djadikan tenaga pengajar di sekolah dan instansi mereka. Jadi untuk masalah pekerjaan, ADA.

      Delete
  12. kak mau tanya nih, saat ini saya sekarang siswi sma kelas 3 saya berminat jurusan pgpaud ini juga karena saya menyukai anak kecil.. di jurusan ini apa yang di pelajari ya kak? apakah ada prospek kerja lain dari lulusan pgpaud?

    ReplyDelete
  13. Untuk Nurul Firdaus,

    Qt belajar banyak. Mulai dari psikologi perkembangan anak, teori2 belajar dan terutama yg sesuai dgn aud, belajar permainan gk cuma cara main tapi hal2 mendalam dari permainan dan manfaat2nya, banyak sih Nduk, qt juga belajar filsafat, ada mata kuliah seni musik-tari-estetika 3d gt juga, sains n math buat aud juga ada trs qt main eksperimen2 kecil buat aud gt, seru kalo menurutku.

    Yg terpikirkan olehku hanya yg sudah q sebutin di atas. Teman2 dan kakan angkatan yg dah pada lulus juga kebanyak kerja di TK sebagai guru atau kepala sekolah dan yg lainnya lanjut S2 supaya bisa jadi dosen. Ada juga yg berwirausaha, macem2 jenis produk, tp bisa juga lho wirausaha mainan edukatif buat anak soalnya kita dulu juga belajar ttg mainan edukatif. Utk sementara sih yg q lihat di sekitarku kayak gt.

    Semoga bermanfaat dan salam kenal ^^

    ReplyDelete
  14. Assalaualaikum, aku febi... Aku sdh lulus di perguruan tinggi fkip bhs inggri S1, cuma saat ini aku tertarik untuk lanjut S2 dan ambil jurusan paud karna menurutku ilmu fkip ku di s1 juga bisa menunjang pendidikan untuk paud, karna sama sama dibidang pendidikan. Menurut km, universitas mana ya yg kira kira bagus untuk aku lanjut s2 paud ? Terimakasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumsalam Wr. Wb.
      Salam kenal Febi ^^
      Yosh, di jurusan pendidikan pasti dapat materi-materi ttg anak didik dan kependidikan lainnya. Itu bisa jadi modal.
      Kalau kami yang di PG-PAUD kalau mau S2 biasanya ngejar yang di UPI atau UNJ.
      Semangat untuk S2nya ^0^

      Delete
    2. salam buat semua, saya Florence mahasiswa s2 yg lg dlm proses penyelesaian tesis di jur PG-PAUD Taiwan. Melihat ternyata masih ada orang-orang yg melihat nilai PAUD membuat saya tidak sendiri. Saya S1 lulusa Teknik Elektro di Taiwan, dan satu tahun sebelum lulus s1 saya memutuskan ambl S2 pendidikan anak . Mari sama-sama membangun Indonesia dari pendidikan anak yang paling awal dan paling dasar ini.

      Delete
    3. Hai mbak Florence salam kenal dari Yogyakarta . . .
      S2 di Taiwan? Boleh nih bagi-bagi ilmunya ^^ . . .
      Semangat untuk kita semua semoga tetap bertahan dan dapat berkembang demi pendidikan anak-anak generasi penerus bangsa ^0^

      Delete
  15. Bismillahirrohmanirrohiim
    Sekolah Islam Daar AlHakim (SIDAH) jogja membutuhkan :
    1 (satu) orang guru TK
    Dengan kualifikasi :
    - S1 Paud atau Psikologi
    - wanita / pria
    - usia 20 - 35 tahun
    - pembelajar yang cepat
    - menyukai tantangan
    - kreatif dan dinamis
    - memiliki kemampuan komunikasi yang baik
    - mencintai anak - anak
    - memiliki passion di dunia pendidikan
    Kirimkan lamaran lengkap ke : bundawening.bw@gmail.com
    Paling lambat 5 desember 2015

    ReplyDelete
  16. Saya juga mahasiswa pgpaud semester 1 di universitas Trunojoyo madura . Awalnya saya memang minder masuk prodi ini. Tapi setelah berkecimpung dan beberapa bulan ada di prodi ini, saya semakin cinta. Yabg membuat saya bertahan dan merasakan kenyamanan ialah. Suatu saat saya akan menjadi ibu. Yang harus pintar pintar mengurus anak. Ohya mengurus anak juga ada ilmunya loh. Kalo salah bagaimana bisa anak tersebut bisa menjadi generasi yang membanggakan . Jadi janga menganggap sepele prodi kita ibi. Karena paud (GOLDEN AGE) adalah dasar darai pendidikan. Jika kita bisa mengajarkan pendidikan karakter kepada anak usia dini. Akan ada kemungkinan besar untuk merubah dunia di masa yang akan datang.

    Salam mahasiswa pgpaud.
    Ayo Kita buktikan bawhwa prodi kita memang luar biasa

    ReplyDelete
  17. Ass..
    Saya jg mhasiswa pgpaud di UPI .. trimaksih mb stelah baca ini jdi mkin semngat jlanin prodi ini yng awalnya hanya krna ga k trima di pgsd apalagi stlah mlakukan observasi terjun langsung mlihat anak2 dalam msa perkembangan ..smoga niat kita msuk pgpaud slalu ada jalan yang mempermudah dan bisa manyadarkan pentingngya pendidikan anak usia dini di masyarakat..semangat PGPaud

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wassalamu'alaikum . . .
      Terima ksih juga sudah mampir ke postingan ini. Salam kenal dari Yogyakarta.
      Semuanya pasti ada jalan. Semangat untuk tetap bertahan dan berkembang. Semangat untuk kita semua ^0^

      Delete
  18. Salam kenal ni lani pg paud UPi . Trima ksih mb bcaan udh buat smgat...jlanin prodi ini yg awlny krna salah masuk hehe . Semngat buat kita smua

    ReplyDelete
  19. salam kenal wening..
    sebelumnya perkenalkan saya kiki 28th, sy kepsek d KB dsni dn kebetulan skarang ini saya sdh menyelesaikan pndidikn PGPAUD UT.backgorund saya sblm terjun k dunia anak adlh IT.dn tidk mnjdi cita2 saya mnjdi guru paud pada awalnya hehe.kl blh saya jujur trnyta ilmu anak itu lebih susah daripada coding2/sgla ssuatu yg bbrhubungn dg IT.kl ilmu IT kan itu ilmu yg psti yg jwbnya bs ddpt mudahnya sdgkn ilmu anak sprti psilogoly anak misal, itu ilmu yg kdg ga bisa memakai logika krn cuma bisa diukur dg jiwa,dn itupun sllu brkembang.kl menurut saya,yg pntg kita luruskan dulu niat kita, ibadah demi kemajuan generasi bangsa. jika ilmu yg qt smpaikan k ank2 diamalkan bukankah itu menjadi ladang surga bagi kita. :) Allah pasti tidak akan diam melihat fisabilillah-Nya berjuang. buktinya smakin kesini smkn bnyak prhatian yg kita dpatkan, contohnya petinggi2 yg ada d pengurus pusat himpaudi (himpunan pendidik AUD) kbykn adalah tokoh2 besar seperti Prof.Netti H, bpk Fasli Jalal, dn banyak kgiatan2 yg dlakukan pndidik AUD brtrf nasional yg bkrjsma dg intrnasionl. anak hanya titipan, hanya sebuah aset, klau kita bisa memaksimalkannya dg membentuknya dg baik maka aset itupun akan brkmbang dg baik pula. jadi kalau menurut saya, kalau jaman dulu dibilang Guru adalah PAHLAWAN TANPA TANDA JASA, maka yg sbnrnya mnjadi phlwan itu adalah guru2 PAUD, ntah dibayar atau tidak,mereka terus berjuang demi anak didiknya. ntah itu guru TK,RA,KB,TPA,SPS atau yg lainnya. pada awalnya memng mnjdi guru PAUD itu panggilan jiwa tp tidak sdikit pula yg awalnya hanya salah masuk saja hehehe untuk tmn2 pejuang AUD, ttplah luruskan dan istiqomah kan niat kita, tenaang...Allah tidak akan pernah tidur ^_^ . selalu belajar&belajar.. semoga bermnfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal mbak Kiki ^^ . . .
      Yes, setuju . . . mendidik anak itu jauh lebih sulit, tapi juga menyenangkan . . . dan makin ke sini makin banyak yg paham bahwa AUD itu bukan manusia dewasa dalam bentuk mini tapi insan kecil dengan banyak potensi ban butuh bantuan untuk diarahkan dan dibantu distimulasi agar potensinya terasah optimal . . .
      semangat untuk pendidikan AUD di Indonesia . . . inilah dasar untuk generasi penerus yg lebih baik . . .
      ^0^

      Delete
  20. Salamkenal teh wening,perkenalkan nama saya ahmad saya kuliah di upi jurusan pgpaud semester satu,oh iya melihat postingan teteh mengenai pgapud ini merupakan hal yg menarik,saya sebenarnya masuk ke pgpaud ini karena kesasar,saat saya daftar snmptn saya salah klik dipilihan ke dua ,saya minat nya pgsd dari awal karena cita cita saaya terbesit ingin jdi guru sd dan pns,tapi saat saya salah klik saya tdk melihat hasil kertas kartu snmptn nya saya simpan dilemari kemudian saat pgnumn smptn ternyata saya diterima di pgpaud upi,saya merasa ini tdk cocok dgn saya dan orang tua pun merasa kecewa tapi ya bagaimana lagi,saat itu saya ikit bidikmisi dan alhandulillab dtrama makanya saya berani ambil pgpaud nya untuk meringankan beban orang tua,teh saya mau tanya gmna kalo cwo jadi guru paud? Bsa pns kah? Lalu kalo syarat s2 gmana? Ipk saya semester 1 coumlode 3,67

    ReplyDelete
  21. Salamkenal teh wening,perkenalkan nama saya ahmad saya kuliah di upi jurusan pgpaud semester satu,oh iya melihat postingan teteh mengenai pgapud ini merupakan hal yg menarik,saya sebenarnya masuk ke pgpaud ini karena kesasar,saat saya daftar snmptn saya salah klik dipilihan ke dua ,saya minat nya pgsd dari awal karena cita cita saaya terbesit ingin jdi guru sd dan pns,tapi saat saya salah klik saya tdk melihat hasil kertas kartu snmptn nya saya simpan dilemari kemudian saat pgnumn smptn ternyata saya diterima di pgpaud upi,saya merasa ini tdk cocok dgn saya dan orang tua pun merasa kecewa tapi ya bagaimana lagi,saat itu saya ikit bidikmisi dan alhandulillab dtrama makanya saya berani ambil pgpaud nya untuk meringankan beban orang tua,teh saya mau tanya gmna kalo cwo jadi guru paud? Bsa pns kah? Lalu kalo syarat s2 gmana? Ipk saya semester 1 coumlode 3,67

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Ahmad, salam kenal . . .
      Terima kasih sudah berbagi cerita ^^
      Kalo aku bilang sih gk kesasar (udah agak tuaan nih utk lihat hal-hal lain) tapi karena jalan kamu akan ada bersama anak-anak generasi penerus bangsa, jadi pendidik yg ikut menentukan nasib generasi penerus bangsa #yeay #clapped ^0^ . . .
      Guru PAUD laki-laki itu jarang (kalo di sini di daerah asalku) jadi kalau ada laki-laki yg masuk jurusan sini kita senang. Kenapa senang? Menambah sudut pandang jadi tambah wawasan.
      Setahuku sekarang pembukaan CPNS juga mengikutsertakan lulusan PG-PAUD (q gk ikut CPNS jadi gk terlalu tahu plot pendaftarannya di departemen apa aja). So, yes bisa PNS. Syarat S2 ya? Di UPI ada kan ya S2 PG-PAUD, coba cari tahu. Kalau kami biasanya kalau mau lanjut S2 tujuannya UPI atau UNJ. Pertahankan IPK, ikuti paling gk satu organisasi kemahasiswaan, jangan lupa ikut seminar dan workshop ke-PAUD-an, itu akan sangat membantu. Syarat teknisnya S2 q kurang tahu, kebanyakan teman2 yg lanjut S2 ikut beasiswa LPDP jadi malah familiarnya ma syarat LPDP (hahaha) . . .

      Delete
    2. Mbak saya jg lulusan UT..kalau boleh tahu utk syarat beasiswa LPDP apa yh mbak?yang saya bingung kalau kita mau minta surat rekomendasi dosen kita mesti mintanya kmn yaa?makasih

      Delete
    3. Mbak untuk bisa mendapat beasiswa lpdp gimana ya mb?

      Delete
  22. Salamkenal teh wening,perkenalkan nama saya ahmad saya kuliah di upi jurusan pgpaud semester satu,oh iya melihat postingan teteh mengenai pgapud ini merupakan hal yg menarik,saya sebenarnya masuk ke pgpaud ini karena kesasar,saat saya daftar snmptn saya salah klik dipilihan ke dua ,saya minat nya pgsd dari awal karena cita cita saaya terbesit ingin jdi guru sd dan pns,tapi saat saya salah klik saya tdk melihat hasil kertas kartu snmptn nya saya simpan dilemari kemudian saat pgnumn smptn ternyata saya diterima di pgpaud upi,saya merasa ini tdk cocok dgn saya dan orang tua pun merasa kecewa tapi ya bagaimana lagi,saat itu saya ikit bidikmisi dan alhandulillab dtrama makanya saya berani ambil pgpaud nya untuk meringankan beban orang tua,teh saya mau tanya gmna kalo cwo jadi guru paud? Bsa pns kah? Lalu kalo syarat s2 gmana? Ipk saya semester 1 coumlode 3,67

    ReplyDelete
  23. hai kak , mau sedikit kepo nih saya..
    saya sebentar lagi lulus SMA dn saya ingin nyoba untuk mengambil PGPAUD soalnya saya suka bersenang-senang dengan anak-anak. Nah yg mau saya tanyakan itu apa saja yg dipelajarin dan bagaimana kuliahnya? asik atau melelahkan?
    Terus prospek kerjanya bagaimana? semisal diswasta berapa penghasilannya?
    Apa harus S2 dulu baru bisa berpenghasilan cukup dan bisa daftar PNS?
    okee terimakasih kak :)

    ReplyDelete
  24. hai kak. sebelumnya perkenalkan saya resti umur 18thn dan sebentar lagi saya lulus SMA. dan saya juga berencana untuk mengambil jurusan paud. saya mau tanya apa saja yg dipelajarin dan bagaimana kuliahnya?asik atau melelahkan?
    terus untuk prospek kerjanya bagaimana kak?kalau diswasta sekitar berapa penghasilannya?
    apa harus S2 dulu baru bisa daftar PNS dan berpenghasilan cukup?
    terimaksih kak ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nduk Resti, karena kamu juga kirim ema, q jawabnya yg via email ya ^^

      Delete
  25. Oke aku tunggu balesan emailnya kak

    ReplyDelete
  26. assalamualikum kak saya aslah ,saya mau mengikuti snmptn 2016 saya masih bingung apakah jurusan PG Paud Prospeknya bagus tidak untuk anak laki laki soalnya ketika sya mau milih jurusan ini teman teman sya menertawakanya..

    ReplyDelete
  27. Mbak,saya jg lulusan UT.utk syarat beasiswa LPDP apa saja mbak?mbak ada kenalan alumni UT yg lulus beasiswa LPDP?
    Utk syarat yg rekomendasi dosen mintanya kemana ya mbak?
    Maaf mbak pertanyaan terlalu banyak..makasih

    ReplyDelete
  28. salam kenal saya ifan . saya mhs pg paud UM . ankatan 2015
    saya mau cerita sebenarnya saya masuk prodi pg paud . ini agak bimbang tapi saya selalu bertanya kepada diri saya ? apakah seorang laki laki pantas menjadi guru paud dengan gaji yang minimal sekali dan bagaimana saya jika sudah berkeluarga saya kan laki laki menjadi kepala keluarga. apakah bisa menghidupi keluarga saya ? semoga ini jalan saya yg terbaik .amienn

    ReplyDelete
  29. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  30. Assalamualaikum... bunda dan ayah semua ( sapaan yang gak asing di antara kami para mahasiswa/i PG-PAUD), salam kenal semua temen'' saya zul linda juga mahasiswi PG-PAUD di sekolah tinggi swasta di lampung, jd ngerasa lebih pd setelah baca artikel mb wening, hal serupa juga terjadipada saya, yang lulusan SMK lumayan terkenal di daerah sini jurusan akuntansi pinginya kuliah yg sejalur atau paling tidak balik ke cita-cita saat SMP pingin tau banyak b.inggris, Wallohua'lam... rupanya kita sedang memerankan skenario dari yang maha agung yakni Alloh SWT. pingin kenal sama mb wening juga temen'' yang lain, ini email saya, zul.paud@gmail.com

    ReplyDelete
  31. jadi tambah semangat setelah baca artikel mb wening, hal serupa juga terjadi pada saya, jika berkenan berkenalan dengan saya ini email saya mb zul.paud@gmail.com

    ReplyDelete
  32. membaca artikel ini, membuat saya semangat untuk melanjutkan pg. paud. terima kasih atas inspirasinya. saya akan membuktikan pada semua orang yang memandang sebelah mata profesi guru paud.

    ReplyDelete
  33. Assalamualaikum
    Kak, saya dari ngawi. Tahun ini udah lulus dan ketrima di pgtk tp saya masih ragu sama sperti komentar2 yg lain. Seumpama s1nya pgtk trus ambil s2 pgpaud itu bisa kak? Trus pgtk,pgra,pgpaud itu sama apa beda? Hehee

    ReplyDelete
  34. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  35. Hallo mbak wening salam kenal ya. Aku putri dan lulus tahun ini pas bangett lagi cari info2 ttg pgpaud nah nemu ini, apalagi baca commentnya mbak dari UNY subhanallah dan itu impian saya masuk situ apalagi mbak dari PG Paud, bismillah semoga saya bisa meneruskan untuk bisa belajar disana. Terimakasih mbak atas tulisan mbak tadi telah memotivasi saya . Dan pada dasarnya saya suka anak kecil dan saya percaya kedepannya untuk masalah gaji biarkan Allah yang mengatur yang terpenting keikhlasan dan kecintaan untuk trs memberikan ilmu mengajar dan selalu memotivasi anak2 kecil itu akan jauh lebih mulia mendidik tanpa pamrih mendengarkan mereka bercerita itu alasan saya mantab untuk ambil jurusan ini. Sekali lagi terimakasih mbak semoga saya dimudahkan untuk menuntut ilmu di UNY amin

    ReplyDelete
  36. Assalamualaikum mbak.. nama saya indah asal daerah bengkulu. saya mau cerita sedikit. Saya mengikuti pbt sbmptn 2016 dgn pilihan prodi yg pertama pgsd
    Dan yg kedua pgpaud. dan hari ini pengumuman hasil sbmptn.. alhamdulillah saya di lulus.. tapi lulus di pilihan kedua yaitu pgpaud.. saya bingung harus senang atau sedih. Karna memang awalnya saya sangat ingin masuk pgsd. Tapi yg saya dpt pgpaud. Mngkn ini yg trbaik bagi saya :) Yg saya mau tanyakan adalah bagaimana prospek kerja pgpaud? pgpaud bisa bekerja dimana saja? Di intansi mana saja? Berapa gaji guru paud kalo swasta?

    Wassalam.. makasih sebelumnya:)

    ReplyDelete
  37. Assalamualaikum mbak, saya Rani.. saya lulus jalur sbmptn di unila tahun ini. Padahal saya lulus SMA th 2015, karena biaya, saya tidak langsung lanjut kuliah, padahal saya sangat ingin. Saat saya baru lulus, saya diajak bibi saya ke bengkulu dan ikut beliau mengajar di paud tempat beliau bekerja. Padahal Awalnya saya tidak mau menjadi guru,tapi pikir pikir untuk mencari pengalaman saya terima ajakannya, setelah satu tahun mengajar ternyata tahun ini saya berkesempatan masuk PTN, saat akan memilih jurusan saya bimbang antara memilih jurusan akuntansi atau pgpaud, kenapa pgpaud menjadi salahsatu plihan saya itu karna selama saya menjadi guru paud, hati saya terketuk untuk meneruskan, selain saya suka anak2, niat saya ingin membimbing anak2 dr usia dini, agar menjadi bibit unggul untuk indonesia kedepannya. setelah saya sholat hati saya mantap untuk memilih jurusan pgpaud saja, karna saya yakin, jalan saya adalah kuliah prodi paud . Saat orng brtanya saya berusaha bangga dg plihan saya, tp orang2 seakan memandang remeh plihan saya. banyak prtanyaan, mau jd ap,?? ngurusin anak orang,?? jd guru paud gaji nya kecil. Kuliah itu biar dapet kerja yg gajinya gede dll.. mengingat dan mendengarny Itu yang membuat saya down, masalah gaji, itu juga yang sempat disinggung ortu saya, apalagi saya berasal dari keluarga tidak mampu, jadi ortu saya mengharapkan saya bisa bekerja dg gaji yg besar nantinya,tapi ini sudah menjadi pilihan saya, saya ingin konsisten, tapi saya juga takut ortu saya tidak mempu membiayai sekolah saya dan adik saya, apalagi saya masuk tidak dg jalur bidikmisi, saya bingung bgaimana cara agar meringankan beban ortu saya apalagi biaya kosannya mahal, saya takut tidak bisa mengganti biaya yg dikeluarkan ortu saya untuk menyekolahkan saya, tapi saya tetap mencoba yakin kalau allah telah menyiapkan yang terbaik untuk saya. Mungkin inilah tantangan awalnya, rezeki setiap manusia sudah diaturnya, saya yakin, allah akan membantu saya dan keluarga saya.
    Membaca artikel mbak wening menumbuhkan ke optimisan saya lagi. Ingin lebih dekat dengan mbak dan berbagi pengalaman.. semoga dimudahkan rezeki ak dab keluargaku amiiinn..

    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  38. Terimakasih bu, sangat membantu sekali

    ReplyDelete
  39. Saya baca blog mbak wening makin bersemangat,sebab saya lulus prodi PG-PAUD diuniversitas muslim nusantara al-washliyah dimdn wlw swasta. Karna saya juga sayang sm anakanak diarea rumah saya,kadang kepokan pd ngajak mainmain dan diajarin buat ngerjain tugas sekolahnya. Terimakasih mbak sebagai motivasi saya jd semakin semangat dan bersyukur atas prodi yg saya ambil thn ini. Saya Nurul Alfiah asal dr Kota Indrapura provinsi Sumut

    ReplyDelete
  40. Membaca blog nya mbak wening jd semakin semangat untuk kuliah saya,saya ambil prodi pg-paud juga. Saya diuniversitas muslim nusantara al-washliyah dimdn wlw swasta tp saya senang dgn ambil prodi tsb. Saya malah seneng banget belajar sm anakanak terus. Sebab dirumah saya jg sayang sm anak dkt rmh saya,malah kebanyakan pd ngajak mainmain,ngerjain tugasnya,belajar sama. Terimakasih mbak wening sbgai motivasi nya,saya senang dan alhamdulillah ambil prodi pg-paud. Jd semangat. Semoga lancar kuliah saya. Saya thn ini tamat tamat,dan msk thn ini jg. Dr jalur snmptn,sbmptn,mandiri sya tdk lulus tp sya tdk menyerah dan skrg ambil univ swasta ambilnya jg pg-paud kalau gk pgsd. Alhamdulillah saya lulus.

    ReplyDelete
  41. Membaca blog nya mbak wening jd semakin semangat untuk kuliah saya,saya ambil prodi pg-paud juga. Saya diuniversitas muslim nusantara al-washliyah dimdn wlw swasta tp saya senang dgn ambil prodi tsb. Saya malah seneng banget belajar sm anakanak terus. Sebab dirumah saya jg sayang sm anak dkt rmh saya,malah kebanyakan pd ngajak mainmain,ngerjain tugasnya,belajar sama. Terimakasih mbak wening sbgai motivasi nya,saya senang dan alhamdulillah ambil prodi pg-paud. Jd semangat. Semoga lancar kuliah saya. Saya thn ini tamat tamat,dan msk thn ini jg. Dr jalur snmptn,sbmptn,mandiri sya tdk lulus tp sya tdk menyerah dan skrg ambil univ swasta ambilnya jg pg-paud kalau gk pgsd. Alhamdulillah saya lulus.

    ReplyDelete
  42. Saya baca blog mbak wening makin bersemangat,sebab saya lulus prodi PG-PAUD diuniversitas muslim nusantara al-washliyah dimdn wlw swasta. Karna saya juga sayang sm anakanak diarea rumah saya,kadang kepokan pd ngajak mainmain dan diajarin buat ngerjain tugas sekolahnya. Terimakasih mbak sebagai motivasi saya jd semakin semangat dan bersyukur atas prodi yg saya ambil thn ini. Saya Nurul Alfiah asal dr Kota Indrapura provinsi Sumut

    ReplyDelete
  43. Saya baca blog mbak wening makin bersemangat,sebab saya lulus prodi PG-PAUD diuniversitas muslim nusantara al-washliyah dimdn wlw swasta. Karna saya juga sayang sm anakanak diarea rumah saya,kadang kepokan pd ngajak mainmain dan diajarin buat ngerjain tugas sekolahnya. Terimakasih mbak sebagai motivasi saya jd semakin semangat dan bersyukur atas prodi yg saya ambil thn ini. Saya Nurul Alfiah asal dr Kota Indrapura provinsi Sumut

    ReplyDelete
  44. Salam kenal buat saudara saudariku dari sabang sampai merauke, Saya Selia dari Makassar, alhamdulillah sudah lulus S1 PGPAUD UNM dan S2 PAUD UNJ. Membaca postingan Weningga dan komen saudara. Sekedar sharing, terkadang sesuatu hal yang dilakukan dengan terpaksa dan dalam keadaan bimbang itu kurang baik. Kalau saya awalnya mengambil S1 PGPAUD karena saran orangtua, memang beberapa orang mengatakan masuk PGPAUD mau jadi apa???Guru TK???Mendengar itu pastilah sedikit membuat panas telinga dan tanduk sedikit muncul..hehehe. Tapi kita tidak tau apa yang Allah rencanakan buat kita. Memang disaat kita kuliah, yang jadi pertimbangan kedepannya mau jadi apa?besar peluang jadi pns atau tidak?Gajinya besar atau tidak??...hehe....itu pertanyaan yang wajar. Tapi, menurut saya, "LAKUKAN YANG TERBAIK APA YANG KAMU JALANI SEKARANG, FOKUS, DAN SENANGILAH". Dan yang pastinya tetap bersyukur. Karena kalau kita memahami apa yang dilakukan sekarang, Insya Allah pekerjaan yang mencari kita. Aamiin...

    Semangat untuk kita semua ☺

    ReplyDelete
  45. Asalamualaikum .Wening tinggal di mana saya butuh guru lulusan UPI jurusan PAUD. kalau ada yang berminat silahkan bikin lamaran di alamatka ke TK SINAR NYATA JL: H WASID no 33 Bandung .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumsalam wr.wb. Maaf baru buka. Masih berlakukah?

      Delete
  46. Kakak kuliah dimana? Apa aja sih yang dipelajari di jurusan pg paud?

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku dah gk kuliah . . .
      banyak sih . . . matematika, ipa, bahasa (indonesia dan inggris) untuk anak usia dini, seni musik, seni gerak, seni rupa, tentang kurikulum, manajemen sekolah, psikologi, filsafat pengantar, apa lagi ya, banyak sih tapi aku dah lupa sebagiannya lagi . . .

      Delete
  47. hai wening, saya bangga lihat wening istiqomah dengan apa yang selama ini wening ambil. Saya juga lulusan PGPAUD UPI dan setahun yang lalu sudah lulus dari magister PAUD UPI juga. Saya tidak pernah malu dengan jurusan yang saya ambil dan profesi saya sekarang, malah saya bangga sekali. Ketika saya lulus S2 PAUD banyak sekali peluang untuk menjadi dosen di Universitas terkemuka di Indo, swasta maupun negeri. Jika kita tau peluang kita, jurusan ini akan membawa kita ketempat yang lebih baik dibandingkan orang-orang yang melihat sebelah mata. Keep your faith, Early Childhood Education World is more interesting and wonderful than their thought..

    ReplyDelete
  48. Haloo mbak wening salam kenal, saya juga mahasiswa prodi PGPAUD semester 4 di Univ Muhammadiyah Sidoarjo^^

    ReplyDelete
  49. kok cerita awalnya sama sih kak, aku tahun ini keterima snmptn prodi PGPAUD. awalnya bapak juga gitu kecewa, dan aku pikir aku mengecewakan beliu. karena pada awalnya aku smk farmasi, jadi bapak aku tidak ingin anaknya keluar jalur dari kesehatan ke pendidikan, apalagi PGPAUD. awalnya aku sedih karena bapak aku setiap harinya bertanya yakin ambil prodi itu. banyak nasehat dari guru dan teman teman, aku ambil prodi tersebut. sampai sekarang aku masih merasa bersalah terhadap bapak, tp teman temanku bilang buktikan sama bapak kalo pilihan kamu nggak salah. eh malah curhat kan.aku tidak pernah menyesal mengambil jurusan ini, hanya sedikit merasa bersalah kepada bapak. dengan sikap bapak yg seperti itu, membuat aku menjadi semangat untuk membuktikan bahwa pilihanku tidak salah. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg penting kamunya mantap, kamunya suka, kamunya enjoy, Nduk . . . nanti semoga Bapak bisa ikut bahagia lihat kamu bisa bahagia dgn pilihan ini ya . . . #salampeluk

      Delete
  50. Ka aku laki dan aku sekarang kuliah di salah satu univ negeri jur PGPAUD.. aku bingung ka entah semakin kesini semakin ngerasa kalau aku salah karna mengambil peluang yang tidak sesuai dengan karakter ku. Mulai dari peraturan kampus yang tidak memperbolehkan rambut panjang, menetapkan untuk selalu memakai celana bahan dalam proses kuliah lahh.. aku type orang yang paling gasuka dengan peraturan rambut, padahal aku ingin merasakan gondrong sekali seumur hidup ditambah aku merasa tidak cocok dalam dunia pendidikan..
    Oiya inti keresahanku dalam prodi PGPAUD yakni mengenai prospek pekerjaanku nanti ketika lulus s1 sebagai seorang pria, jujur aku bimbang apakah aku nanti bisa mendapatkan pekerjaan diatas kata layak dengan gaji setara orang perkantoran yang lebih dari umr? Entahh selalu terpikirkan hal tersebut. Selalu ada niatan dalam diriku untuk pindah universitas dan mengambil jurusan selain pendidikan..

    Maaf mungkin ceritaku membuat kesal, tapi aku mohon pencerahannya dari kaka serta semua senior PGPAUD yang membaca. Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, hai, halo . . .

      Salam kenal . . .

      Ini tergantung tiap individu yg menjalani kehidupan ya, tapi kalo aku ada di posisimu, kalo emang dah gk bisa diusahakan utk mantap di bidang itu mending keluar pindah ke jurusan yg kamu mantap menjalani ke depannya.

      Saranku gitu . . .
      (to the point bgt ya, hehehehe)

      Tapi yg penting u sudah mengusahakan yg terbaik utk mengenal dan mempelajari seluk kehidupan pendidik, terutama pendidik AUD . . . Dan kalo emang gk mantap (plus kalo kamu emang udah punya bidang khusus yg u minati) mending segera keluar dan pindah ke jurusan yg emang u minati . . .

      Delete
  51. haiii kak,
    mau berbagi cerita sedikit nih, saya baru aja lulus SMA tahun ini (2017) dan allhamdullilah saya lolos sbmptn di jurusan PGPAUD,

    awalnya saya ragu dengan pilihan saya karna saya pernah bimbingan konseling di sekolah dan guru BK saya bilang saya tidak cocok untuk menjadi guru, kata guru saya dgn saya yg mudah emosi membuat saya sulit menjadi guru, kata2 guru saya sempat membuat saya down sehingga waktu SNMPTN saya tidak memilih jurusan PGPAUD dan saya gagal :( melihat org tua saya yg kecewa saya berusaha sekeras mungkin untuk SBMPTN dan saya memberanikan diri untuk memilih jurusan PGPAUD dan hasilnya jengjengjengjeng saya lolos di jurusan ini, temen2 terdekat saya syok saya lolos di jurusan pgpaud mereka bilang "yakin di ambil" "wah pasti gabakal betah kuliahmu" sempat membuat saya sedih, namun mama saya memberi saya semangat kalau rezeki itu tidak pernah tertukar dan rencana ALLAH adalah rencana yg terindah dan setelah baca blog kakak saya jadi semangat untuk kuliah nanti, saya jadi semangat untuk membuktikan kalau nyinyiran mereka salah dengan jurusan ini saya bisa sukses juga ^^ thx a lot for sharing ur story kak ^^

    ReplyDelete
  52. saya taun ini maba PGRA di salah satu uin di Jawa Timur. setiap ditanya kuliah mana dan jurusan apa, lalu saya jawab di univ A jurusan guru paud. tanggapan dr semua sodara sama "Hahaha, mau jd apa kuliah gt? mau ngurus anak2? hahaha" :))) saya selalu sedih kalo dijudge seperti itu :'")

    ReplyDelete
  53. Mba aku boleh minta alamat email untuk sharing gak?

    ReplyDelete
  54. Maaf kak, saya mau bertanya. Saya murid kelas 12 sma. Dan saya ingin kuliah nanti di fakultas PG-PAUD. kira-kira, nilai apa saja yang dibutuhkan untuk snmptn memilih fakultas ini? Dan saya anak ipa kak, bisa nggak ya ambil fakultas ini?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nduk, maafkan aku, aku gk tahu perihal prosedural snmptn tahun ini, jadi aku gk tagu nilai apa saja yg dibutuhkan.

      7 tahun yg lalu aku masuk prodi ini dengan ikut tes IPC, karena dulu jurusan SMAku juga IPA . . .

      Maaf gk banyak membantu . . .

      Delete
  55. Motofasi yang bagus ka,, saat ini saya mahasiswa baru khusus yang satu2nya laki2 d sana! Saya tidak pernah malu malahan merasa terpacu karna ada sebagian orang mengatakan bahwa pintar mencari peluang!

    ReplyDelete
  56. Alhamdulillah ada juga yang menilai bahwa PG-PAUD bernilai positif dan fakultas yang bukan untuk di remehkan. Aku juga seperti kak, aku tamat SMA tahun ini aku udah ikut tes apapun gak ada yang lulus, aku ngerasa kecewa dan aku coba lagi buat ikut tes UM-PTKIN dan alhamdulillah aku lulus di pilihan ke dua yaitu PG-PAUD. Awalnya aku biasa aja ketrima di fakultas itu karna itu univ negeri tapi banyak pembicaraan dari keponakan mau jadi apa kamu di PG-PAUD aku langsung ngerasa down. Tapi akhir nya aku banyak searching tentang PG-PAUD dan aku ketemu blog kak dan aku kembali semangat buat buktiin kepada orang orang bahwa PG-PAUD bukan fakultas yang di remehkan. Thanks motivasi dari
    blog kakak��

    ReplyDelete
  57. Alhamdulillah ternyata PG-PAUD bernilai positif. Kak aku tamatan SMA tahun ini, awalnya aku juga kek kakak netral mau masuk apa aja, aku udah tes gak ada yang lulus dan akhir nya aku ngerasa kecewa karna gak bisa lulus dan akhir nya aku tekat kan buat ikut tes UM-PTKIN dan alhamdulillah aku lulus di pilihan kedua PG-PAUD,aku trima kalo aku lulus di fakultas PG-PAUD ntah kenapa banyak keponakan ngerasa ngeremehin fakultas itu dan dia bilang mau jadi apa lulus nya? dan aku down memikirkan itu, dan aku berusaha buat searching buat dapetin i formasi tentang PG-PAUD dan alhamdulillah aku nemuin blog kakak dan aku pun bangkit lagi buat buktiin ke keponakan bahwa PG-PAUD gak seremeh itu😊 Thanks kak atas motivasi blog kakakk tentang fakultas PG-PAUD😊

    ReplyDelete
  58. Aku setuju kaak
    Awal memang tak terpikirkan bakal masuk prodi ini , tapi setelah aku kenalan dan memahami prodi ini keren bangettt . banyak memahami karakter anak maupun orang lain yang udah dewasa karena pada dasarnya orang yang lebih tuatua nggak jauh beda pemikirannya seperti anak kecil.. Sekalian belajar jadi orang tua yang baik untuk anak masa depan.. Kata kata kakak juga sangat menginspirasi banget . terima kasih kaakk

    ReplyDelete
  59. Halo kak ini aku masih kelas 3 dan aku dari dulu mendambakan pgpaud. Rencana aku juga mau masuk uny nih. Mau nanya dong kalau s1 pgpaud itu nanti jd pns ngga ya

    ReplyDelete
  60. Hai kak, makasih banyak karena kakak aku jd termotivasi kembali, aku smpt down karena orang orang disekitarku itu meremehkan bahwa aku ini masuk Paud apalagi ayahku itu dosen jd mereka beranggapan "yah elah anak dosen masa cmn masuk Paud" tapi karna artikel kakak dan ortu aku jg akhirnya aku bsa semangat lagi Dan harus membuktikan ke mereka bahwa prodi Pg paud Gak seremeh yang mreka kira, makasih kaaak, tahun ini tahun pertama aku di paud, do'akan lancar ya kak hehehe

    Salam : Anak prodi pg paud

    ReplyDelete